Sedjarah Pakaian (SP) adalah sebuah media yang mengkaji pakaian tradisional Indonesia melalui pendekatan edukatif dan riset mendalam. Gagasan ini dibentuk oleh Danya Adhalia, seorang desainer mode dan peneliti, pada Maret 2024. Awalnya, proyek ini lahir dari upaya digitalisasi manuskrip Sedjarah Pakaian yang ditulis oleh Ratmini Soedjatmoko, seorang pelukis sekaligus pengajar mode, pada tahun 1956. Media ini bertujuan untuk membandingkan dan melengkapi hasil penelitian dari sumber-sumber sekunder pada masa itu, dengan publikasi yang lebih mutakhir. Manuskrip ini menjadi pijakan utama dalam eksplorasi ragam pakaian di Nusantara, dengan tujuan mengungkap perkembangan busana dari masa ke masa serta bagaimana pakaian merefleksikan identitas sosial, budaya, dan politik masyarakat Indonesia.
Mulanya, Sedjarah Pakaian hanya berfokus pada pembahasan isi manuskrip yang telah ditemukan dalam dua versi: cetakan pertama dari tahun 1956 dan versi kedua yang belum ditemukan tanggal dibuatnya. Saat ini, penelitian masih terus berjalan untuk menemukan cetakan final dari manuskrip tersebut. Seiring dengan selesainya pembahasan terhadap manuskrip awal, proyek ini berkembang lebih luas, melampaui tujuan awalnya. Kini, SP mulai menggali topik-topik yang lebih dalam, seperti mengapa pakaian perempuan di Indonesia umumnya lebih rumit dibandingkan pakaian laki-laki yang komponennya cenderung lebih sederhana. Selain itu, SP menelusuri bagaimana kebaya, kain, dan selendang disebut sebagai Pakaian Nasional perempuan, sementara teluk belanga dan peci identik sebagai Pakaian Nasional laki-laki. Pertanyaan menarik lainnya adalah bagaimana pakaian asli masyarakat di berbagai daerah sebelum adanya pengaruh dari luar, baik dari luar Nusantara maupun dari pulau-pulau lain di Indonesia.
Sebagai proyek berbasis riset dan edukasi, Sedjarah Pakaian juga telah dijadikan sebagai studi kasus dalam workshop Cipta Garis Temurun, sebuah lokakarya yang berfokus pada desain pakaian tradisional. Dalam lokakarya ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana sejarah pakaian dapat menjadi sumber inspirasi dalam perancangan busana kontemporer yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia. Dengan pendekatan ini, Sedjarah Pakaian tidak hanya berperan sebagai dokumentasi sejarah, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam evolusi pakaian di Indonesia.
Penulis: Salwa Fitri Fatima




